KOPIDAWAH #1: BIDANG PIP SEBAGAI DATA CENTER IPM

20150504065147

Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM DIY) menyelenggarakan Koordinasi PIP Daerah & Wilayah (Kopidawah) perdana pada hari Jumat (1/5) bertempat di kediaman Zidni Ilma Nafi’a (Sekretaris Bidang PIP). Kegiatan ini memiliki tiga agenda pokok, yaitu pemaparan konsep besar bidang PIP dari Pimpinan Pusat (PP) IPM, presentasi program kerja PIP Pimpinan Daerah (PD) IPM se-DIY, dan sinkronisasi program kerja dengan bidang PIP PW IPM DIY.

Kegiatan yang dihadiri oleh 9 personalia bidang PIP PD IPM se-DIY dan 4 personalia bidang PIP PW IPM DIY ini menghadirkan personalia bidang PIP Pimpinan Pusat (PP) IPM, Fauzan Anwar Sandiah. Dalam pemaparannya mengenai konsep besar bidang PIP, Fauzan mengatakan bahwa bidang PIP memiliki peran sentral untuk menyediakan basis data untuk program kerja IPM. Bidang PIP memiliki tiga garis besar program, yaitu penyusunan roadmap pengembangan ilmu pengetahuan, membumikan gerakan iqra’, dan mengembangkan program-program penelitian & pengembangan ilmu pengetahuan & teknologi. Berkaitan dengan program penelitian dan pengembangan, bidang PIP PP IPM akan mengadakan Workshop Penelitian & Pngembangan yang direncanakan diadakan pada pertengahan Mei. Penelitian & Pengembangan tersebut difokuskan pada tiga kluster topik, yaitu kesehatan, literasi, dan pola hidup pada remaja atau pelajar.

Adapun program-program bidang PIP PD IPM se-DIY secara garis besar memiliki program yang senada, di antaranya kegiatan internal berupa diskusi, koordinasi, dan pengelolaan perpustakaan, serta kegiatan eksternal yang meliputi lomba-lomba, pelatihan, massifikasi penggunaan media sosial, pengelolaan media cetak dan elektronik (website). Ketua Bidang PIP PW IPM DIY, Khairul Arifin mengatakan bahwa koordinasi kali ini dilakukan agar saling memberikan inspirasi dalam pelaksanakan program bidang PIP ke depannya. Target selanjutnya, koordinasi bidang PIP akan intens dilaksanakan, baik melalui tatap muka maupun melalui media telekomunikasi.

Oleh: Amalia Nur Latifah, Anggota Bidang PIP PW IPM DIY